Cara Mengatasi No Bootable Device Pada Laptop Toshiba

administrator

Ketika Anda menyalakan laptop Toshiba dan melihat pesan kesalahan “No Bootable Device”, itu berarti laptop tidak dapat menemukan sistem operasi yang dapat di-boot. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti hard drive yang rusak, pengaturan BIOS yang salah, atau masalah dengan perangkat keras lainnya.

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba:

  • Periksa hard drive. Pastikan hard drive terpasang dengan benar dan tidak rusak. Anda dapat mencoba melepas dan memasang kembali hard drive untuk melihat apakah masalahnya teratasi.
  • Atur ulang BIOS. Pengaturan BIOS yang salah dapat menyebabkan masalah “No Bootable Device”. Anda dapat mencoba mengatur ulang BIOS ke pengaturan default untuk melihat apakah masalahnya teratasi.
  • Periksa perangkat keras lainnya. Masalah dengan perangkat keras lainnya, seperti RAM atau motherboard, juga dapat menyebabkan masalah “No Bootable Device”. Anda dapat mencoba mengganti perangkat keras tersebut untuk melihat apakah masalahnya teratasi.

Jika Anda telah mencoba semua langkah di atas dan masalah “No Bootable Device” masih berlanjut, Anda mungkin perlu membawa laptop Anda ke pusat perbaikan untuk diperiksa lebih lanjut.

Cara Mengatasi No Bootable Device pada Laptop Toshiba

Ketika Anda mengalami masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba, ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan:

  • Periksa Hard Drive: Pastikan hard drive terpasang dengan benar dan tidak rusak.
  • Atur Ulang BIOS: Pengaturan BIOS yang salah dapat menyebabkan masalah ini. Atur ulang BIOS ke pengaturan default.
  • Cek RAM: Masalah pada RAM dapat menyebabkan masalah “No Bootable Device”. Coba ganti RAM untuk melihat apakah masalahnya teratasi.
  • Periksa Motherboard: Kerusakan pada motherboard juga dapat menyebabkan masalah ini. Bawa laptop Anda ke pusat perbaikan untuk diperiksa.
  • Pastikan Urutan Boot Benar: Pastikan urutan boot di BIOS sudah benar. Laptop harus di-boot dari hard drive terlebih dahulu.
  • Nonaktifkan Fast Boot: Fitur Fast Boot dapat menyebabkan masalah “No Bootable Device”. Nonaktifkan Fast Boot di BIOS.
  • Reset CMOS: Reset CMOS dapat mengatasi masalah BIOS yang menyebabkan masalah “No Bootable Device”.
  • Perbarui BIOS: BIOS yang ketinggalan zaman dapat menyebabkan masalah ini. Perbarui BIOS ke versi terbaru.
  • Gunakan Media Instalasi: Jika semua langkah di atas gagal, Anda dapat mencoba menggunakan media instalasi Windows atau Toshiba Recovery Disc untuk memperbaiki masalah “No Bootable Device”.

Dengan memperhatikan aspek-aspek penting ini, Anda dapat meningkatkan peluang untuk mengatasi masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba Anda secara efektif.

Periksa Hard Drive


Periksa Hard Drive, Tutorial

Memeriksa hard drive merupakan langkah penting dalam mengatasi masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba karena hard drive adalah komponen penting yang menyimpan sistem operasi dan data penting lainnya. Hard drive yang rusak atau tidak terpasang dengan benar dapat menyebabkan laptop gagal menemukan sistem operasi yang dapat di-boot, sehingga menimbulkan pesan kesalahan “No Bootable Device”.

Oleh karena itu, memastikan hard drive terpasang dengan benar dan tidak rusak sangat penting untuk keberhasilan perbaikan masalah “No Bootable Device”. Jika hard drive rusak, Anda mungkin perlu menggantinya dengan yang baru. Sementara jika hard drive tidak terpasang dengan benar, Anda dapat mencoba melepas dan memasangnya kembali dengan hati-hati.

Dengan memeriksa hard drive secara menyeluruh, Anda dapat mengidentifikasi dan mengatasi masalah mendasar yang menyebabkan pesan kesalahan “No Bootable Device” pada laptop Toshiba Anda.

Atur Ulang BIOS


Atur Ulang BIOS, Tutorial

Pengaturan BIOS yang salah dapat menyebabkan masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba karena BIOS bertanggung jawab untuk mengonfigurasi perangkat keras dan mengatur urutan boot. Jika pengaturan BIOS tidak tepat, laptop mungkin tidak dapat menemukan sistem operasi yang dapat di-boot, sehingga menimbulkan pesan kesalahan “No Bootable Device”.

Oleh karena itu, mengatur ulang BIOS ke pengaturan default dapat membantu mengatasi masalah ini dengan mengembalikan pengaturan BIOS ke konfigurasi pabrik. Pengaturan default BIOS biasanya dioptimalkan untuk memastikan laptop dapat melakukan booting dengan benar dari hard drive atau perangkat penyimpanan lainnya.

Dengan mengatur ulang BIOS, Anda dapat mengatasi masalah pengaturan BIOS yang salah yang dapat menyebabkan pesan kesalahan “No Bootable Device” pada laptop Toshiba. Proses pengaturan ulang BIOS biasanya melibatkan menekan tombol tertentu selama proses booting atau mengakses pengaturan BIOS dan memilih opsi “Reset to Default”.

Cek RAM


Cek RAM, Tutorial

Memeriksa RAM (Random Access Memory) merupakan langkah penting dalam mengatasi masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba karena RAM memainkan peran penting dalam proses booting. RAM menyimpan instruksi dan data yang dibutuhkan selama proses booting, dan masalah pada RAM dapat menyebabkan laptop gagal menemukan sistem operasi yang dapat di-boot, sehingga menimbulkan pesan kesalahan “No Bootable Device”.

Oleh karena itu, mengganti RAM dapat membantu mengatasi masalah ini dengan memastikan bahwa laptop memiliki cukup RAM yang berfungsi dengan baik untuk menjalankan proses booting dengan benar. Mengganti RAM yang rusak atau tidak berfungsi dengan RAM baru yang kompatibel dapat memungkinkan laptop untuk mengakses dan menjalankan sistem operasi dengan lancar, sehingga mengatasi masalah “No Bootable Device”.

Dengan memahami hubungan antara pemeriksaan RAM dan pemecahan masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba, Anda dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mendiagnosis dan mengatasi masalah tersebut secara efektif, memastikan laptop Anda dapat melakukan booting dan beroperasi dengan baik.

Periksa Motherboard


Periksa Motherboard, Tutorial

Memahami hubungan antara pemeriksaan motherboard dan cara mengatasi masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba sangat penting untuk perbaikan yang efektif. Motherboard merupakan komponen penting yang menghubungkan semua komponen penting laptop, termasuk CPU, RAM, dan hard drive. Kerusakan pada motherboard dapat mengganggu komunikasi antara komponen-komponen ini, menyebabkan laptop gagal mengakses dan menjalankan sistem operasi, sehingga menimbulkan pesan kesalahan “No Bootable Device”.

  • Deteksi Kerusakan Motherboard: Memeriksa motherboard melibatkan identifikasi tanda-tanda kerusakan fisik, seperti kapasitor yang menggelembung atau jalur yang terbakar. Jika kerusakan ditemukan, motherboard perlu diperbaiki atau diganti untuk mengatasi masalah “No Bootable Device”.
  • Peran Penting Motherboard: Motherboard berfungsi sebagai pusat komunikasi dan kontrol laptop. Kerusakan pada motherboard dapat memengaruhi berbagai fungsi laptop, termasuk proses booting, transfer data, dan pengaturan daya. Memahami peran penting motherboard membantu kita menyadari dampak kerusakannya terhadap kemampuan laptop untuk melakukan booting dengan benar.
  • Diagnosis Profesional: Mengingat kompleksitas motherboard, disarankan untuk membawa laptop ke pusat perbaikan untuk diagnosis dan perbaikan yang tepat. Teknisi yang berkualifikasi memiliki alat dan keahlian untuk mengidentifikasi kerusakan pada motherboard dan melakukan perbaikan yang diperlukan, memastikan laptop dapat beroperasi dengan baik.

Dengan memeriksa motherboard secara menyeluruh dan memahami hubungannya dengan masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba, kita dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mendiagnosis dan mengatasi masalah tersebut secara efektif, memastikan laptop dapat melakukan booting dan beroperasi dengan optimal.

Pastikan Urutan Boot Benar


Pastikan Urutan Boot Benar, Tutorial

Memahami hubungan antara memastikan urutan boot yang benar dan cara mengatasi masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba sangat penting karena urutan boot menentukan perangkat mana yang akan dicoba di-boot oleh laptop terlebih dahulu. Jika urutan boot tidak benar, laptop mungkin mencoba melakukan booting dari perangkat yang tidak berisi sistem operasi, sehingga menyebabkan pesan kesalahan “No Bootable Device”.

Urutan boot yang benar biasanya melibatkan pengaturan hard drive sebagai perangkat boot pertama. Hal ini memastikan bahwa laptop mencoba memuat sistem operasi dari hard drive sebelum mencoba perangkat lain, seperti USB drive atau DVD drive. Mengatur urutan boot yang benar memungkinkan laptop mengakses sistem operasi yang diinstal pada hard drive dan melakukan booting dengan sukses.

Dengan memahami hubungan ini, pengguna dapat mendiagnosis dan mengatasi masalah “No Bootable Device” dengan memastikan urutan boot yang benar di BIOS. Dengan mengatur hard drive sebagai perangkat boot pertama, laptop dapat mengakses sistem operasi dan melakukan booting dengan benar, sehingga mengatasi masalah “No Bootable Device” secara efektif.

Nonaktifkan Fast Boot


Nonaktifkan Fast Boot, Tutorial

Fitur Fast Boot pada laptop Toshiba dapat menyebabkan masalah “No Bootable Device” karena fitur ini memotong beberapa langkah proses boot untuk mempercepat waktu booting. Namun, dalam beberapa kasus, Fast Boot dapat menyebabkan laptop gagal mendeteksi hard drive atau perangkat penyimpanan lainnya, sehingga menimbulkan pesan kesalahan “No Bootable Device”.

  • Dampak Nonaktifkan Fast Boot: Menonaktifkan Fast Boot memungkinkan proses boot berjalan lebih lambat, tetapi memastikan bahwa semua perangkat penyimpanan terdeteksi dengan benar. Dengan menonaktifkan Fast Boot, laptop dapat menyelesaikan pemeriksaan perangkat keras secara lebih menyeluruh, meningkatkan peluang untuk menemukan dan mengakses sistem operasi yang dapat di-boot.
  • Cara Menonaktifkan Fast Boot: Menonaktifkan Fast Boot dapat dilakukan melalui pengaturan BIOS. Biasanya, opsi Fast Boot dapat ditemukan di bagian Boot atau Advanced Settings. Pengguna perlu menavigasi ke pengaturan BIOS, mencari opsi Fast Boot, dan mengubahnya ke Disabled.
  • Kompatibilitas Fast Boot: Fast Boot mungkin tidak kompatibel dengan semua perangkat penyimpanan. Jika pengguna mengalami masalah “No Bootable Device” setelah menonaktifkan Fast Boot, mereka dapat mencoba memperbarui firmware perangkat penyimpanan atau menggantinya dengan perangkat yang lebih kompatibel.

Reset CMOS


Reset CMOS, Tutorial

Reset CMOS merupakan salah satu cara mengatasi masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba karena dapat memperbaiki masalah pengaturan BIOS yang menyebabkan laptop gagal menemukan sistem operasi yang dapat di-boot. CMOS (Complementary Metal-Oxide-Semiconductor) adalah chip kecil pada motherboard yang menyimpan pengaturan BIOS, termasuk urutan boot dan pengaturan perangkat keras lainnya.

  • Mengatasi Pengaturan BIOS yang Salah: Reset CMOS mengembalikan pengaturan BIOS ke nilai default, sehingga mengatasi masalah yang disebabkan oleh pengaturan BIOS yang salah. Pengaturan BIOS yang salah dapat menyebabkan laptop gagal mengenali hard drive atau perangkat penyimpanan lainnya, sehingga menimbulkan pesan kesalahan “No Bootable Device”.
  • Memperbaiki Masalah Korupsi: Seiring waktu, pengaturan BIOS dapat menjadi rusak atau korup, menyebabkan masalah pada proses booting. Reset CMOS dapat memperbaiki masalah korupsi ini dengan mengembalikan pengaturan BIOS ke nilai default yang diketahui berfungsi.
  • Kompatibilitas Perangkat Keras: Reset CMOS dapat membantu mengatasi masalah kompatibilitas perangkat keras dengan mengembalikan pengaturan BIOS ke nilai default. Pengaturan BIOS yang tidak sesuai dengan perangkat keras yang terpasang dapat menyebabkan masalah “No Bootable Device”.
  • Langkah Pemecahan Masalah yang Efektif: Reset CMOS merupakan langkah pemecahan masalah yang efektif untuk masalah “No Bootable Device” yang disebabkan oleh masalah BIOS. Reset CMOS mudah dilakukan dan tidak memerlukan keahlian teknis tingkat tinggi.

Dengan memahami hubungan antara reset CMOS dan cara mengatasi masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba, pengguna dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mendiagnosis dan mengatasi masalah tersebut secara efektif, memastikan laptop dapat melakukan booting dan beroperasi dengan baik.

Perbarui BIOS


Perbarui BIOS, Tutorial

BIOS (Basic Input/Output System) merupakan firmware yang tertanam pada motherboard laptop Toshiba. BIOS bertanggung jawab untuk menginisialisasi perangkat keras dan memuat sistem operasi saat laptop dihidupkan. BIOS yang ketinggalan zaman dapat menyebabkan masalah “No Bootable Device” karena mungkin tidak mendukung fitur atau perbaikan terbaru yang diperlukan untuk mengenali hard drive atau perangkat penyimpanan lainnya sebagai perangkat yang dapat di-boot.

  • Kompatibilitas Perangkat Keras: Pembaruan BIOS dapat menambahkan dukungan untuk perangkat keras baru, seperti hard drive atau SSD, yang dapat mengatasi masalah “No Bootable Device” yang disebabkan oleh ketidakcocokan perangkat keras.
  • Perbaikan Bug: Pembaruan BIOS sering kali menyertakan perbaikan untuk bug dan masalah yang dapat memengaruhi proses booting. Memperbarui BIOS dapat mengatasi masalah yang menyebabkan laptop gagal menemukan sistem operasi yang dapat di-boot.
  • Peningkatan Stabilitas: Pembaruan BIOS dapat meningkatkan stabilitas dan keandalan keseluruhan sistem, yang dapat membantu mencegah masalah “No Bootable Device” yang disebabkan oleh ketidakstabilan sistem.
  • Fitur Baru: Pembaruan BIOS terkadang memperkenalkan fitur baru yang dapat meningkatkan kinerja atau fungsionalitas laptop. Fitur-fitur baru ini dapat membantu mengatasi masalah “No Bootable Device” yang disebabkan oleh keterbatasan fitur pada BIOS lama.

Dengan memperbarui BIOS ke versi terbaru, pengguna dapat memastikan bahwa laptop Toshiba mereka memiliki dukungan perangkat keras terbaru, perbaikan bug, peningkatan stabilitas, dan fitur baru yang dapat membantu mengatasi masalah “No Bootable Device” secara efektif.

Gunakan Media Instalasi


Gunakan Media Instalasi, Tutorial

Menggunakan media instalasi Windows atau Toshiba Recovery Disc merupakan langkah penting dalam mengatasi masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba karena media ini berisi sistem operasi dan alat perbaikan yang dapat membantu memulihkan laptop ke kondisi kerja yang.

  • Perbaikan Sistem Operasi: Media instalasi Windows atau Toshiba Recovery Disc dapat digunakan untuk memperbaiki sistem operasi yang rusak atau hilang, yang mungkin menjadi penyebab masalah “No Bootable Device”.
  • Pemulihan Sistem: Media instalasi Windows atau Toshiba Recovery Disc juga dapat digunakan untuk memulihkan sistem ke titik pemulihan sebelumnya, yang dapat mengatasi masalah “No Bootable Device” yang disebabkan oleh perubahan sistem yang tidak diinginkan.
  • Pemformatan dan Instalasi Ulang: Jika metode perbaikan lainnya gagal, media instalasi Windows atau Toshiba Recovery Disc dapat digunakan untuk memformat ulang hard drive dan menginstal ulang sistem operasi, yang akan menghapus semua data dan program yang ada.

Dengan memahami peran penting media instalasi Windows atau Toshiba Recovery Disc dalam mengatasi masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba, pengguna dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mendiagnosis dan mengatasi masalah tersebut secara efektif, memastikan laptop dapat melakukan booting dan beroperasi dengan baik.

Pertanyaan Umum tentang Cara Mengatasi No Bootable Device pada Laptop Toshiba

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya mengenai cara mengatasi masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba:

Pertanyaan 1: Apa saja penyebab umum masalah “No Bootable Device”?

Penyebab umum masalah “No Bootable Device” meliputi hard drive yang rusak, pengaturan BIOS yang salah, atau masalah dengan perangkat keras lainnya seperti RAM atau motherboard.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara memeriksa hard drive saya?

Anda dapat memeriksa hard drive dengan memastikannya terpasang dengan benar dan tidak rusak. Jika perlu, Anda dapat mencoba melepas dan memasang kembali hard drive untuk melihat apakah masalahnya teratasi.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara mengatur ulang BIOS?

Untuk mengatur ulang BIOS, Anda perlu mengakses pengaturan BIOS dan memilih opsi “Reset to Default”. Proses pengaturan ulang BIOS mungkin berbeda-beda tergantung pada model laptop Toshiba Anda.

Pertanyaan 4: Apa saja hal penting yang perlu diperhatikan saat mengatasi masalah “No Bootable Device”?

Hal penting yang perlu diperhatikan antara lain memastikan urutan boot yang benar, menonaktifkan Fast Boot, mereset CMOS, dan memperbarui BIOS.

Pertanyaan 5: Kapan saya harus menggunakan media instalasi Windows atau Toshiba Recovery Disc?

Anda dapat menggunakan media instalasi Windows atau Toshiba Recovery Disc jika semua langkah pemecahan masalah lainnya gagal. Media ini dapat membantu memperbaiki sistem operasi atau memulihkan laptop ke kondisi kerja yang baik.

Dengan memahami jawaban atas pertanyaan umum ini, Anda dapat mengatasi masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba secara efektif dan efisien.

Baca juga: Tips Merawat Laptop Toshiba Agar Awet dan Tahan Lama

Tips Mengatasi Masalah “No Bootable Device” pada Laptop Toshiba

Jika Anda mengalami masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda mengatasi masalah tersebut:

Tip 1: Periksa Hard Drive

Pastikan hard drive terpasang dengan benar dan tidak rusak. Jika perlu, coba lepaskan dan pasang kembali hard drive untuk melihat apakah masalahnya teratasi.

Tip 2: Atur Ulang BIOS

Pengaturan BIOS yang salah dapat menyebabkan masalah “No Bootable Device”. Atur ulang BIOS ke pengaturan default untuk melihat apakah masalahnya teratasi.

Tip 3: Periksa Perangkat Keras Lainnya

Masalah dengan perangkat keras lainnya, seperti RAM atau motherboard, juga dapat menyebabkan masalah “No Bootable Device”. Coba ganti perangkat keras tersebut untuk melihat apakah masalahnya teratasi.

Tip 4: Pastikan Urutan Boot Benar

Pastikan urutan boot di BIOS sudah benar. Laptop harus di-boot dari hard drive terlebih dahulu.

Tip 5: Nonaktifkan Fast Boot

Fitur Fast Boot dapat menyebabkan masalah “No Bootable Device”. Nonaktifkan Fast Boot di BIOS.

Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda dapat meningkatkan peluang untuk mengatasi masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba Anda secara efektif.

Baca juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Laptop Toshiba Tidak Bisa Booting

Kesimpulan

Masalah “No Bootable Device” pada laptop Toshiba dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kerusakan hard drive, pengaturan BIOS yang salah, atau masalah dengan perangkat keras lainnya. Dengan memahami penyebab umum dan mengikuti langkah-langkah pemecahan masalah yang tepat, Anda dapat mengatasi masalah ini secara efektif dan efisien.

Jika Anda mengalami masalah ini, jangan ragu untuk mencoba tips yang telah diuraikan dalam artikel ini. Dengan kesabaran dan ketelitian, Anda dapat mengatasi masalah “No Bootable Device” dan mengembalikan laptop Toshiba Anda berfungsi dengan baik.

Related Post